Mengenal Lebih Jauh Tentang Doli-Doli, Permainan Tradisional yang Memikat
Doli-doli merupakan salah satu permainan tradisional yang sangat populer di Indonesia. Permainan ini sering dimainkan oleh anak-anak di berbagai daerah, terutama di Sulawesi Selatan. Namun, tahukah Anda bahwa doli-doli sebenarnya memiliki sejarah dan filosofi yang sangat menarik?
Menurut Bapak Aminuddin, seorang budayawan asal Makassar, doli-doli merupakan permainan yang sudah ada sejak zaman kerajaan-kerajaan di Sulawesi Selatan. “Doli-doli sebenarnya berasal dari kata ‘doli’ yang artinya adalah bola. Permainan ini dimainkan dengan cara melemparkan bola ke dalam lubang yang ada di atas papan permainan,” ujar Bapak Aminuddin.
Permainan doli-doli biasanya dimainkan oleh dua tim yang saling berhadapan. Setiap tim akan berusaha melemparkan bola ke dalam lubang yang berbeda-beda nilai yang tertera di atas papan permainan. Tim yang berhasil mendapatkan nilai tertinggi akan menjadi pemenangnya.
Menurut Ibu Ratna, seorang psikolog anak, doli-doli merupakan permainan yang sangat baik untuk melatih keterampilan motorik halus anak-anak. “Doli-doli membutuhkan ketepatan dalam melemparkan bola ke dalam lubang, sehingga anak-anak akan terlatih dalam mengendalikan gerakan tangannya,” jelas Ibu Ratna.
Selain itu, doli-doli juga dianggap sebagai permainan yang dapat melatih kerjasama dan strategi antar pemain. “Doli-doli mengajarkan anak-anak untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama. Mereka juga perlu merencanakan strategi agar bisa mendapatkan nilai tertinggi,” tambah Ibu Ratna.
Doli-doli memang merupakan permainan tradisional yang sangat memikat. Selain memberikan kesenangan, permainan ini juga memiliki manfaat positif bagi perkembangan anak-anak. Jadi, jangan ragu untuk mengajak anak-anak Anda bermain doli-doli dan nikmati keceriaan bersama!
Sumber:
1. Bapak Aminuddin, Budayawan asal Makassar
2. Ibu Ratna, Psikolog Anak