Musik keroncong adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang sangat berharga. Mengapa musik keroncong tetap dilestarikan di Indonesia? Pertanyaan ini mungkin sering muncul di benak kita. Namun, ada beberapa alasan yang membuat musik keroncong terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat Indonesia.
Pertama-tama, musik keroncong memiliki ciri khas yang unik dan berbeda dari musik-musik lainnya. Hal ini membuat musik keroncong menjadi identitas budaya yang sangat kuat bagi Indonesia. Menurut Didi Kempot, seorang musisi legendaris asal Indonesia, “Musik keroncong adalah bagian dari jati diri bangsa kita. Kita harus bangga dan melestarikannya untuk generasi selanjutnya.”
Selain itu, musik keroncong juga memiliki sejarah yang panjang dan kaya. Dalam buku “Keroncong: Asal-usul dan perkembangan” karya Anwar Hadi, disebutkan bahwa musik keroncong telah ada sejak abad ke-17 di Jawa. Musik ini telah melalui berbagai perubahan dan adaptasi, namun tetap mempertahankan keasliannya.
Selain itu, musik keroncong juga dianggap sebagai simbol persatuan dan keberagaman Indonesia. Menurut Dr. Sapardi Djoko Damono, seorang sastrawan Indonesia, “Musik keroncong adalah wujud harmoni antara berbagai elemen budaya yang ada di Indonesia. Melalui musik keroncong, kita bisa merayakan keberagaman kita sebagai bangsa.”
Tak hanya itu, musik keroncong juga memiliki pengaruh yang luas di berbagai bidang seni. Menurut Addie MS, seorang komponis ternama asal Indonesia, “Musik keroncong tidak hanya berdampak di dunia musik, tapi juga di bidang seni lainnya seperti tari dan teater. Kehadiran musik keroncong selalu memberi warna yang berbeda dan menarik.”
Dengan berbagai alasan tersebut, tidak mengherankan jika musik keroncong tetap dilestarikan dan terus berkembang di Indonesia. Sebagai generasi muda, kita juga memiliki tanggung jawab untuk melestarikan dan mengapresiasi musik keroncong sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia yang sangat berharga. Sebagaimana yang dikatakan oleh Iwan Fals, “Musik keroncong bukan hanya milik generasi tua, tapi juga milik kita semua sebagai anak bangsa.” Semoga musik keroncong terus hidup dan menginspirasi generasi-generasi mendatang.